AS Roma Tumbangkan Feyenoord

AS Roma terlihat sulit untuk mencari kemenangan ketika laga dimainkan di markas besar Feyenoord.

Awal paruh pertama di menit pertandingan sudah akan di selesaikan, Adem Ljajic memberikan suatu keungguulan untuk AS Roma bisa berikan pertunjukkan bahwa klub Serie A bukan lah tim yang lemah. Bandar Judi Terbesar. Namun demikian persaingan di atas lapangan juga semakin ketat dan membuat Feyenoord tunjukkan kelasnya sebagai tuan rumah tak ingin mudah untuk di tundukkan. Jadi masuk di babak kedua, Tim Serigala pun mendapatkan masalah atas suatu tindakkan yang di lakukan oleh para suporter Feyenoord yang melakukan tingkah yang buruk di stadion.

Ketinggalan yang di berikan oleh AS Roma pun membuat para pemain Feyenoord sedikit melakukan hal yang kasar di atas lapangan. Dari hal tersebut, wasit juga memutuskan untuk tegas dalam mengambil keputusan untuk pemain yang terus mengancam pemain tamu. Hingga pada akhirnya di menit ke 54, Mitchell te Vrede langsung diganjar kartu merah untuk harus angkat kaki dari dalam lapangan. Dengan jumlah pemain yang minim malah membuat Feyenoord tampil lebih semangat dan berhasil untuk menjebolkan gawang yang di jaga oleh Lukasz Skourupski.

Atas skor 1-1 itu, AS Roma juga malah tampil ganas untuk bisa membantai area terlarang Feyenoord. Bandar Judi Terbesar. Hingga pada akhirnya semua ulah yang dilakukan oleh suporter setia tuan rumah mengakibatkan hakim lapangan langsung mengundur pertandingan agar tidak di lanjutkan dan membuat suasana untuk netral dan tenang atas Erwin Mulder sudah terhantam kartu merah di menit ke 57.

Dan bidikkan AS Roma untuk tumbangkan Feyenoord juga sah di lakukan oleh Gervinho di menit ke 60. Gervinho melakukan tembakkan keras kedalam gawang musuhnya sehingga membawa AS Roma unggul dengan skor 1-2 hingga pertandingan di selesaikan. Untuk itu Agregat yang tercantum 2-3 membuat Feyenoord tumbang dalam persaingan untuk masuk ke babak 16 besar Liga Europa musim ini.

Jeda pertandingan tersebut, rumor media menyebutkan bahwa suporter sedang membenci Gervinho saat itu. Bandar Judi Terbesar. (JF)