Claudio Ranieri Minder

Claudio Ranieri sungguh merasa minder ketika dinyatakan sebagai pelatih sukses di Premier League.

Datang ke Premier League, Claudio Ranieri langsung membawa Leicester City bangkit di Liga Inggris dan menjadi sang juara pada periode lalu.

Claudio Ranieri menerima perolehan sebagai pelatih terbaik di Premier League ketika mampu menghasilkan keberhasilan dengan berada di puncak klaemen untuk mengusur beberapa klub yang mencoba untuk menghalang Leicester City.

Mengalahkan Manchester City, Arsenal dan Tottenham Hotspur yang terus mengejar mereka. Claudio Ranieri pun sangat bangga terhadap skuat yang di miliki olehnya tersebut dengan berjuang pantang menyerah.

Hampir di kejar oleh Arsenal dan Tottenham Hotspur, Claudio Ranieri pun langsung membuat perubahan untuk Leicester City kembali tangguh dan tak membuat kesempatan untuk rivalnya berada di lantai pertama.

Tapi yang harus disaksikan oleh Leicester City kali ini sungguh suram, dengan begitu Claudio Ranieri pun tak sanggup untuk melihat acara ulang ataupun pertandingan musim lalu yang selalu di habiskan dengan kemenangan.

The Foxes kali ini harus hancur di Premier League, dimana dalam 17 laga pertandingan Leicester City hanya mampu untuk mengumpulkan 17 poin pula.

Empat kemenangan, Lima hasil imbang dan Delapan kali di kalahkan membuat sang juara bertahan harus duduk di posisi yang cukup rendah di Liga Inggris.

Masih berada di posisi 15, Claudio Ranieri sungguh merasa minder dengan trofi yang di persembahkan untuk Leicester City di tahun 2015/2016 itu.

“Ini sungguh memalukan, saya sungguh minder jika media Inggris harus memberikan saya tanggapan soal permainan anak didik saya yang sebelumnya kenapa tidak di ukir pada musim ini, atas kekalahan yang sungguh banyak saya berkan, untuk laga melawan Everton pada pekan ini tidak bisa saya janjikan dengan kemenangan,”ucap Claudio Ranieri. Bursa Bandar Bola. (JF)